Gathering Idul Fitri

Sejatinya, kebersamaan inilah yang akhirnya membuat saya selalu rindu pulang kampung. Kepulangan saya ke kampung kali ini pun punya kesan tersendiri. Dari yang mulanya ngga kepikiran pulang, tapi akhirnya kesampaian juga. Awalnya, tidak memaksakan kehendak untuk pulang, karena tahu bahwa beban Abi berat menanggung biaya kehidupan kami yang punya cita-cita tinggi untuk kuliah di jurusan pilihan kami masing-masing. Dalam waktu dekat ini saja dua orang adik harus bolak-balik untuk mengurus surat kelulusan dan persiapan tes masuk universitas pilihan mereka. Belum lagi pembiayaan yang harusnya disiapkan untuk mereka. Ditambah lagi biaya yang dialokasikan untuk saya pribadi. MasyaAllah, perjuangan abi dan ummi :')
Jadi, saat Abi menelpon saya dan menanyakan apakah perlu pulang atau tidak, saya jawab saja, "Bi, Mba Diah ngga pulang aja ya, lagipula nanti habis liburan ujian. Biar fokus di sini aja, nanti bisa main-main kok ke rumah keluarga di Jakarta atau nanti main ke rumah teman aja."
"Hmm.. gitu ya.. Oh ya udah kalau memang mau nya begitu."
Tiba-tiba telponnya terputus.
Beberapa hari kemudian Abi telpon lagi dan memastikan saya nanti akan melanglang buana kemana saat lebaran. "Bi, nanti Mba Diah ke rumah temen aja di Jateng. Udah diizinin juga sama mamahnya Bi."
"Oke,oke.. Kalau ngga nanti ke rumah saudara Abi atau Ummi aja ya, ke tempat bucik. Mau ngomong sama Ummi ngga?
"Boleh."
"Mba, mau main kemana nanti?"
"Ke rumah sanak ummi aja nanti, yang kemarin kita ke sana bareng itu mi."
"Ngga ke tempat *ini, itu, blabla*lupa*"
"Ngga mi, tapi kayaknya ke rumah temen aja ya mi.."
"Oh ya udaah.."
***
Di telpon begitu, sebetulnya hati rindu ingin pulang. Apalagi semua temen pada nanyain kapan pulang. Pake acara manas-manasin. Ini lebaran terakhir sebelum kita coass, kalau udah coass bisa-bisa ngga pulang.
Do'a aja mba.. gumamku dalam hati.
Akhirnya ditelpon Abi lagi dan ditanyain ulang. Kapan terakhir masuk? Udah mulai libur kapan? Berapa lama? Hmm.. mau pulang ngga?
Saat itu jawabnya jadi beda. "Kalau diajakin pulang ayo, kalau ngga ngga masalah Bi."
"Pulang aja ya. Biar bisa kumpul sama datuk sama keluarga yang lain."
Yeaayyyyyyy, teriak dalam hati. Alhamdulillah
***
Sebetulnya saat kumpul ya kita ngumpul sambil bercengkrama saja. Beradu pikiran dan sembari bercanda. Satu lagi poto bareng dan jalan ke dusun bareng. Kita jadi deket. Kita jadi belajar satu sama lain. Kita bisa menghilangkan kepenatan. Kita bermain dan makan juga. Saya pribadi juga bahagia tak terkirakan, mengingat kejadian dahulu bahwa saya adalah bagian bocah-bocah cilik yang selalu nagih THR sekarang jadi malu kalau dikasih THR. Kebalikannya malah ditagih THR sama sepupu-sepupu yang masih kecil.
"Mbaaa... THR dong."
"Ngga punya, mba diah ngga bawa uang."
"Booooong."
"Diiih, seriusaan"
"Lima libuu aja."
"Ade, mba diah belum kerja. Nanti ya kalau udah kerja."
"Dua libu aja deh."
"Ngeyeel."
Dalam hati berdo'a, ya Rabbi semoga tahun depan udah punya kerja biar kalau balik dan ditagih THR bisa ngasih mereka. Sisi yang lain bilang, sesama sepupu ngga ada istilah nagih yaa. Kalau saya statusnya tante kalian baru boleeeh. #deritacucupertama
***
Dibalik cerita penawaran Abi yang akhirnya ngajakin pulang, Ummi cerita kenapa bisa demikian. Jadi ceritanya waktu itu Abi lagi ke rumah datuk dan lagi gendongin ade sepupu yang paling kecil namanya Difa. Nah si Difa seneng banget katanya digendongin sama datuk. Sembari gendong, datuk sambil bilang gini, "Waii adoo kelak ni tuannyo kelak balik pas lebaran." -maksudnya saya yang biasa gendongin adek-adek-
Abi merasa tertegun dan akhirnya itu yang menyebabkan Abi menelpon ulang saya dan menanyakan mau pulang apa ngga. Hehehe
Tapi bukan salahnya Abi waktu saya ngga mau pulang. Atas kesadaran sendiri kok karena kebetulan mau ujian juga.. #ngeles
Hmm.. pokoknya lebaran ini speechles banget. Bisa kumpul dan belajar saling pengertian di dalam keluarga. I love you all Abi, Ummi, Abang, Ipah, Imah, Datuk dan nenek, bucik-om, dan semua sepupuku yang imut-imut dan ngga bisa disebutin satu-satu.
Semoga Allah mempertemukan kita dalam kebahagiaan yang sama di tahun depan yaah :')
0 komentar:
Post a Comment